Tampilkan postingan dengan label maut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label maut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Mei 2019

Melawat yang meninggal dunia

Wa'alaikumussalaam warahmatullaah...

Jika ada tetangga muslim wafat, laksanakan kewajiban kita yg masuh hidup.

1. Mendoakan dgn doa yg bebas, misal:
"Semoga Allah mengampuni dosanya dan menerima amal shalehnya dst...."

Atau dgn doa yg rasul ajarkan:

اِصْبِرْ وَاحْتَسِبْ فَإِنَّ ِللهِ مَا أَخَذَ وَلَهُ مَا أَعْطَى وَكُلَّ شَيْءٍ عِنْدَهُ بِأَجَلٍ مَسَمًّى.

Bersabarlah dan berharaplah pahala dari Allah, sesungguhnya adalah hak Allah mengambil dan memberikan sesuatu, segala sesuatu di sisi-Nya ada batas waktu yang telah ditentukan.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Doa tersebut d ucapkan d saat kita sudah tiba d tempat keluarga yg meninggal sebagai bentuk ta'ziyah.

Kemudian lakukan 4 hal:
1. Memandikan
2. Mengkafani
3. Menyolatkan, dan
4. Menguburkan

*Cara dan doa ringkas Shalat Jenazah*

4 kali takbir:

1. Takbir pertama
Iftitah, fatihah dan shalawat

2. Takbir kedua
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ،

3. Takbit ketiga
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا وَصَغِيرنَا وَكَبِيرنَا

4. Takbir keempat

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبُّهَا ، وَأَنْتَ خَلَقْتَهَا ، وَأَنْتَ هَدَيْتَهَا لِلْإِسْلَامِ ، وَأَنْتَ قَبَضْتَ رُوحَهَا ، وَأَنْتَ أَعْلَمُ بِسِرِّهَا وَعَلَانِيَتِهَا ، جِئْنَا شُفَعَاءَ فَاغْفِرْ لَهَا

Selasa, 23 Oktober 2018

3 teman yang menyertai

Mutiara hadits
“ 3 teman yang menyertai”
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ ، يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ ، وَيَبْقَى عَمَلُهُ

“Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari, no. 6514; Muslim, no. 2960)

Selasa, 11 September 2018

Mengingat kematian

MENGINGAT KEMATIAN :

فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ

“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.” (An-Nahl: 61)

أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا، أُولَئِكَ أَكْيَاسٌ

“Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.” (HR. Ibnu Majah)

mengingat akan agenda kematian kita... tidak akan berpengatuh apapun bagi kita jika kita tidak beriman kepada hari akhirat..

....... وَبِٱلْـَٔاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

...... serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat..... (al baqarah : 4)

karena itu... yakini bahwa surga dan neraka itu ada...  dan berdoalah :

..... يَقُولُونَ رَبَّنَا ٱصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا

....."Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal". (al furqan : 65)

semoga kita yakini keberadaan akhirat.. sehingga saat kita mengingat kematian .. kita akan mewapadainya...

lakukan yang paaling baik dan benar.. supaya kita layak mendapatkan ridlo Allah...